Angin yang tak berujung
kepergian meniggalkan jejak
hampa terasa....kesunyian sesaat
menusuk kalbu....datang pergi
tanpa batas....canda tawa hilang
senyum pun mulai memudar....
bayang yg slalu menjawab
lewat bagai angin yg kencang
mencari penerang....bagai jalan yg buntu
tak ada setitik cahaya pun yg menghampiri
rasa lelah bertabur dengan impian
jenuh sesaat mulai tak henti
jalan panjang tak berujung
setapak tarasa berat
hati pun membatu....
tak dapat lg berbicara
iri hati....silir berganti
ntah kapan cahaya itu mulai menerangi
buta jalan...buta pikiran
bermimpi menuju terang
khayalan isi hati....menjadi pendiri
jejak pergi tak dapat diikuti
tersenyum tersipu....
berkata jadi lah penerang hidupnya...
hingga tak dapat lagi berkata
Rintihan Hati
mlam tlah terasa sunyi...
gemuruh angin berderu...kencang
angan khayal hanya smata....
lubuk hati ingin mencapai....
bagaimana sampai puncak kepuasaan....
dingin nya hati terkadang terseduu...sedan...
hanya tatapan semata menatap langit....
ingin hati memeluk rembulan.....
saat mulai tersenyum.....
detk jantung berdetak kencang....
disaat rembulan kembali bersinar....
ingin hati skali memilikinya....
namun angan slalu terbayang.....
rembulan menjadi senja yg kelam......
disaat rintihan hati..
menjadi embun....
tak sadar....
angin tertiup memanggil.....
walau sesaat...
terkadang hanya angin lah,....
Subscribe to:
Post Comments (Atom)






No comments:
Post a Comment